Cara Merawat Tanaman Janda Bolong

Belakangan ini, popularitas tanaman hias marga Monstera ini melonjak tinggi. Tak heran jika harganya menjadi selangit.

Walaupun terbilang mahal, namun cara merawat tanaman janda bolong ini ternyata tidak sulit loh. Kalian hanya perlu memperhatikan beberapa hal agar tumbuhan ini tetap segar, subur, dan tidak cepat layu.

Nah, di bawah ini ada beberapa cara merawat tanaman janda bolong yang bisa kalian lakukan.

1.Perhatikan Kondisi Media Tanam atau Tanah dan Sediakan Tempat Untuk Merambat

Perhatikan Kondisi Media Tanam atau Tanah dan Sediakan Tempat Untuk Merambat

Mungkin masih sedikit orang yang sadar jika janda bolong merupakan jenis tanaman yang tumbuh dengan merambat.

Pada batang tanaman ini ada akar angin yang memungkinkan ia tumbuh merambat dan menempel pada tembok, tiang, batang pohon, atau benda lainnya.

Akar pada batang ini juga membantu proses penyerapan air untuk mempercepat proses pertumbuhannya.

Jika kalian ingin menanamna di tanah, perhatikanlah kondisi tanah. Pilihlah tanah yang tidak padat agar mempermudah akar janda bolong tumbuh dan menyuplai oksigen.

Tanah yang digunakan pun jangan tanah biasa, melainkan campuran tanah dengan lumut gambut dan perolit dengan komposisi 1:1.

Kalian bisa menggunakan campuran andam, pakis cacah oven, sekam bakar, pasir malang, cocopet bubuk, dan cangkang telur. Campuran ini bisa kalian ganti setiap enam bulan hingga setahun sekali.

Media tanam ini bermanfaat untuk menjaga kelembapan akar janda bolong tanpa membuat akar membusuk.

Berdampingan dengan media tanamanya letakkan benda atau tanam di samping tembok agar ia bisa merambat.

Seperti diketahui, Janda Bolong memiliki sifat hemifit atau semi epifit. Ia hidup dengan menumpang pada inangnya.

Karena itulah, dukung pertumbuhannya agar ia bisa memanjat. Hal ini dilakukan juga agar merangkan pertumbuhan akar pada batangnya.

Menariknya, tanaman ini bisa memanjat hingga ketinggian 20 meter loh dan biasnaya rambatannya itu mengikuti arah datangnya matahari.

Selagi kamu sedang menata tempatnya, kamu juga dapat menyelingi waktumu dengan bermain game slot online terpercaya di situs judi online yang sering memberikan bonus dan jackpot dalam jumlah uang rupiah yang besar.

2.Jangan Lupakan Nutrisi dan Rutin Menyirami

Jangan Lupakan Nutrisi dan Rutin Menyirami

Tanaman janda bolong mendapatan nutrisi dari campuran media tanam tadi. Namun, setelah itu nutrisi di dalam tanah akan berkurang sehingga kalian perlu memberikan nutrisi tambahan setelah 6 bulan. Ada beberapa Situs Judi Slot Online Gampang Menang yang memberikan kursus tentang merawat tanaman untuk para membernya agar bisa bermain game mesin slot dengan nyaman dan udara yang segar.

Jenis pupuknya bisa apa saja. Pupuk kompos misalnya. Namun jika kalian lebih suka menggunakan pupuk cair, sebaiknya berikan pupuk sebulan sekali.

Selain itu, siram tanaman janda bolong dua kali sehari, setiap pagi dan sore. Sebaiknya tidak siang hari karena akan mengganggu proses fotosintetis.

Siram dengan volume air secukupnya saja, sampai media tanamnya terasa lembap. Tanaman hias janda bolong tidak cocok di media tanam yang basah atau banyak air karena akan menyebabkan akarnya busuk dan mati.

Kondisi tanaman yang kurang sehat bisa dilihat dari daunnya yang menguning. Meski tidak senang basah, tanaman ini sangat menyukai air hujan. Dalam air hujan terkandung serum alami dan berbagai nutrisi yang dibutuhkan janda bolong.

 Nutrisi ini diperlukan untuk mendapatkan daun baru. Jadi, jika hujan, ada baiknya kalian membiarkan di janda bolong ini bermain mandi hujan – hujanan.

3.Menyiram Dengan Air Cucian Beras dan Sinari Dengan Matahari

Menyiram Dengan Air Cucian Beras dan Sinari Dengan Matahari

Salah satu cara merawat tanaman janda bolong adalah menyiramnya dengan air cucian beras. Air cucian beras diteliti mengandung banyak nutrisi, terutama komponen vitamin B1 yang bermanfaat membantu merangsang pertumbuhan begetatif tanaman, daun, tunas, dan cabang.

Manfaat lain dari air cucian beras adalah membantu pembentukan klorofil sehingga tanaman tumbuh menjadi lebih hijau lagi serta memperkuat tumbuhan dari penyakit.

Selain untuk disiramkan seperti biasanya, air bekas cucian beras juga bisa dijadikan pupuk cair. Caranya, diaman air bekas cucian beras selama tiga hari, dan air cucian beras kalian pun berubah menjadi pupuk cair yang murah.

Seperti tanaman hijau lain, janda biling juga membutuhkan sinar matahari. Hanya saja tidak secara langsung. Tanaman ini butuh sinar matahari secukupnya saja seperti di dekat jendela atau teras rumah.

Jika ingin meletakkan di halaman, ada baiknya gunakan atap yang terbuat dari jarring – jaring khusus untuk atap taman.

Nah, itulah beberapa tips merawat janda bolong. Semoga bermanfaat.

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas